Minggu, 27 Oktober 2013

Tentang

Rekayasa perangkat lunak

Bidang Studi
Rekayasa perangkat lunak (RPL, atau dalam bahasa Inggris: Software Engineering atau SE) adalah satu bidang profesi yang mendalami cara-cara pengembangan perangkat lunak termasuk pembuatan, pemeliharaan, manajemen organisasi pengembanganan perangkat lunak dan manajemen kualitas.
IEEE Computer Society mendefinisikan rekayasa perangkat lunak sebagai penerapan suatu pendekatan yang sistematis, disiplin dan terkuantifikasi atas pengembangan, penggunaan dan pemeliharaan perangkat lunak, serta studi atas pendekatan-pendekatan ini, yaitu penerapan pendekatan engineering atas perangkat lunak.
rekayasa perangkat lunak adalah pengubahan perangkat lunak itu sendiri guna mengembangkan, memelihara, dan membangun kembali dengan menggunakan prinsip reakayasa untuk menghasilkan perangkat lunak yang dapat bekerja lebih efisien dan efektif untuk pengguna.
kriteria yang dapat digunakan sebagai acuan dalam merekayasa perangkat lunak:
1. dapat terus dirawat dan dipelihara(maintainability)
2. dapat mengikuti perkembangan teknologi(dependability)
3. dapat mengikuti keinginan pengguna(robust)
4. efektif dan efisien dalam menggunakan energi dan penggunaannya
5. dapat memenuhi kebutuhan yang diinginkan(usability)

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Istilah software engineering, pertama kali digunakan pada akhir tahun 1950-an dan sekitar awal 1960-an. Pada tahun 1968, NATO menyelenggarakan konferensi tentang software engineering di Jerman dan kemudian dilanjutkan pada tahun 1969. Meski penggunaan kata software engineering masukan konferensi tersebut menimbulkan debat tajam tentang aspek engineering dari pengembangan perangkat lunak, banyak pihak yang menganggap konferensi tersebutlah yang menjadi awal tumbuhnya profesi rekayasa perangkat lunak

Di Indonesia[sunting | sunting sumber]

Rekayasa Perangkat Lunak Di indonesia dijadikan disiplin ilmu yang dipelajari mulai tingkat Sekolah Menengah Kejuruan sampai tingkatan Perguruan Tinggi. Di tingkat SMK, jurusan ini sudah memiliki kurikulum materi pelajaran sendiri yang sudah ditentukan oleh Dinas Pendidikan. Rekayasa Perangkat Lunak Di tingkat SMK biasanya mempelajari materi materi seperti Bahasa Pemrograman, Desain Web, Pengetahuan tetang Undang Undang HAKI dan ITE, dan sebagainya, tergantung dari sekolah dan kurikulum tiap tahunnya.

Subdisiplin[sunting | sunting sumber]

ASRock indonesia


ASRock Pamerkan Motherboard A-Style dengan Fitur Tahan Air



Sebuah motherboard terbaru dari ASRock baru saja didemonstrasikan kepada publik. Motherboard Intel A-Style tersebut pun didemonstrasikan dalam sebuah video yang diunggah di YouTube.

Dalam video tersebut pun dipertontonkan keunggulan utama dari motherboard ini, yakni fitur tahan air. ASRock menggunakan sebuah teknologi bernama Conformal Coating untuk menghadirkan fitur tahan air tersebut. Dengan adanya lapisan tersebut, motherboard pun akan memiliki ketahanan terhadap air, korosi, debu serta temperatur ekstrem.

Motherboard ini pun ditujukan bahwa para pecinta komputer yang kerap melakukan overclocking. Tentu saja dengan fitur ini, overclocking bisa dilakukan dengan tanpa khawatir jika cairan nitrogen, helium atau cairan pendingin lainnya mengenai motherboard.

Pihak ASRock mengatakan bahwa motherboard A-Style degan chipset AZ87 ini akan hadir dalam produk motherboard 8-series yang akan diluncurkan oleh ASRock. Tak lupa mereka juga menjanjikan bahwa motherboard ini akan dibarengi dengan chip Intel Haswell.

selamt datang dan selamat bergabung di blog kami RPL SMK 17 AGUSTUS 1945 MUNCAR